bunga meja, table bouquet, florist, bunga rangkaian, toko bunga, jual bunga online, buket

Rp 1.200.000

Beli

saco-indonesia.com, Pasca penemuan tas ransel yang telah berisi rangkaian kabel dan baterai dekat lokasi perampokan BRI di Desa Ranca Iyuh, Kec.Panongan, Kabupaten Tangerang, petugas Gegana Polda Metro Jaya kemudian telah meledakan bom tersebut di tempat yang aman di sekitar tempat tersebut. Setelah itu sisa komponen bom telah dikumpulkan dan dibawa petugas untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Kapolresta Tangerang Kombes Irfing Jaya juga menyatakan, analisa sementara bom yang telah ditemukan di tas ransel di warung milik Saefuri tersebut berjenis low explosive. “Petugas juga masih harus menyelidiki komponen bom tersebut,” katanya, Kamis (26/12).

Menurut Irfing, sebelum bom tersebut diledakkan, petugas Gegana Polda Metro yang berjumlah enam orang tersebut sudah melokalisir lokasi dari kerumunan warga yang ada di sekitar tempat itu.

Menurut Saefuri, tas tersebut diduga juga merupakan milik dari enam orang yang makan di warungnya sebelum perampokan yang telah menimpa BRI terjadi pada Selasa (24/12) siang. “Setelah makan, mereka langsung menuju bank dan tasnya tertinggal.  Saya tidak curiga dan telah menyimpan tas itu di meja makan. Namun karena sampai Rabu sore tas tidak diambil, akhirnya kami telah laporkan ke polisi,” ujarnya.

Sebelumnya, enam perampok telah menyatroni BRI Cabang Panongan dan menggasak uang tunai Rp570 juta. Polisi juga masih harus memburu pelaku, termasuk dugaan pelaksanaan perampokan yang disebut-sebut terkait fai atau merampas harta milik orang lain.


Editor : Dian sukmawati

BOM MILIK PERAMPOK BRI JENIS LOW EXPLOSIVE

Artikel lainnya »